|
|
|
| |
Kami senatiasa mengajak kawan-kawan semua untuk membantu dengan bergabung secara aktif di IMC Jakarta, menyumbang materi berita seperti: tulisan, liputan, foto, dll atau dapat juga membantu dengan mengirimkan donasi-donasi berupa materi dalam bentuk apapun yang dapat membantu kegiatan-kegiatan dan keberlangsungan IMC Jakarta.
|
26-09-2009, 03:19
|
Pittsburgh Indymedia meluncurkan media G-Infinity untuk KTT G-20, untuk menyatukan suara-suara akar rumput dan isu-isu yang terkait dengan kebijakan G-20 dari sudut pandang masyarakat luas.
G-20 KTT menyatukan para pemimpin nasional dari 19 negara besar yang mengendalikan 85% dari kekayaan dunia untuk menetapkan kebijakan ekonomi dunia. Apakah ini sebuah forum demokratis untuk keputusan-keputusan yang mempengaruhi seluruh 203 negara dan 6,7 miliar orang di dunia? Pittsburgh, sebagai kota tuan rumah, dinyatakan sukses dalam pemulihan ekonomi, dan ekonomi hijau.
Pittsburgh Independent Media Center ini didedikasikan untuk akar rumput, berita berbasis masyarakat. Untuk G-20, Pittsburgh Indymedia menciptakan G-Infinity media untuk menceritakan kisah orang-orang yang tidak akan di ruang media lain. Di website G-Infinity, telah terkumpul ratusan foto dan puluhan video seputar aksi penolakan KTT G20 Link: G-Infinity untuk KTT G-20 (berita, foto, video) | Pittsburgh G-20 Resistance Project | Pittsburgh Indymedia | Foto-foto aksi G20 Pittsburgh | Realtime Pictures and Tweets from Pittsburgh G20
|
|
|
|
|
|
10-08-2009, 08:30
|
(Takalar, Sulsel 10/8), Sedikitnya 7 orang warga tertembak aparat Brimob dalam kejadian di hari Minggu (9/8). Sebelumnya terjadi ketegangan antara warga Polongbangkeng Utara, Takalar dengan pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN XIV) yang sedang berupaya untuk mengolah lahan warga yang masa HGU-nya berakhir 3 tahun lalu. Ketegangan memuncak dengan aksi provokasi berupa lemparan batu dari arah PTPN XIV, yang disertai dengan deru mesin traktor yang bising. Hal ini memancing perhatian warga yang sejak pagi berjaga-jaga untuk menghalau proses pengolahan lahan tersebut. Baca Selengkapnya
Baca Juga : Kronologi Penembakan Petani Takalar |
|
|
|
|
|
13-07-2009, 21:02
For all these reasons we ask you if you can host the Internet sites of the IMC of Athens and Patras on your server. We must preserve them, especially when they are closed or are near to be closed, and to react against censorship and promote freedom of information. Emergency for IMC in Athens and Patras (Greece) A period of State widespread repression and brutality followed after December 2008 Rebellion. During and after the rebellion, the political party of extreme right wing LAOS (Popular Orthodox Party Alert) and the Greek state decided to press the IMC of Athens and Patras, on the grounds that they were used as centers for the coordination of Rebellion (no rebellions may, of course, be conducted via the Internet), deliberately ignoring the contribution of CMI to the counter-information. |
|
|
|
|
|
04-07-2009, 02:48
Golput atau Golongan Putih merupakan suatu kelompok atau gerakan yang tidak berpartisipasi dalam Pemilihan Umum (pemilu). Sikap dan tindakan itu muncul karena kecewa atas proses pemilu yang tidak sejalan dengan wajah demokrasi sesungguhnya. Mereka kecewa dan tidak percaya atas partai-partai politik, kinerja para elit politik, dan sistem politik yang sedang berjalan, termasuk proses pemilu. |
|
|
|
|
|
30-05-2009, 18:44
|
Jumat, 29 Mei 2009, ratusan aktivis dan perwakilan korban lumpur lapindo berunjuk rasa di Jakarta. Aksi solidaritas ini dikoordinir oleh Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi. Tiga tahun lalu, lumpur panas mulai menyembur dari pengeboran PT Lapindo Brantas Sidoarjo Jawa Timur. Puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, lebih separuhnya adalah perempuan.
Aksi dimulai dari Pasar Festival, Jl Rasuna Said jam 13.30 WIB, melewati tempat-tempat dimana properti Bakrie berada menuju Bundaran Hotel Indonesia. Aksi solidaritas kepada korban Lapindo ini merupakan bentuk protes terhadap ketidakadilan yang meraka alami, serta memberikan semangat terhadap perjuangan mereka yang tak kenal lelah. Di Bundaran Hotel Indonesia, sekitar pukul 18.30 wib diadakan Malam Renungan, pembacaan puisi, pembacaan Surat-Surat dari anak-anak Korban Lapindo kepada Calon Presiden RI, teatrikal dan Doa untuk Korban Lumpur Lapindo.
Foto: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 Baca juga: Ambil Tindakan, Pulihkan Hak-hak Korban Lapindo! Link: Portal Korban Lapindo | Catatan Lapangan Korban Lapindo | Blog Tragedi Lapindo |
|
|
|
|
|
29-05-2009, 15:42
Hari ini, genap 3 tahun kasus lumpur Lapindo berujung berlanjutnya pelanggaran HAM oleh korporasi bersama pemerintahan SBY-JK. Hasinya, aset keluarga Bakrie – pemilik Lapindo, di bisnis energi, perkebunan, properti, baja, televisi, telekomunikasi, dan infrastruktur, tahun lalu meningkat 83,66%, sekitar Rp 42,9 Trilyun (Warta Ekonomi, 2009). Tapi korbannya, makin menderita, lebih 10 ribu rumah tenggelam lumpur, lahan terdampak meluas hingga lebih 800 ha. Mereka kehilangan tempat tinggal, gangguan kesehatan, krisis air dan putusnya pendidikan. Ironisnya, ketiga pasangan Capres 2009-2014 hanya menjadikan kasus Lapindo sebagai ajang kampanye, tanpa komitmen yang jelas dan berpihak pada korban. Link: Portal Korban Lapindo | Catatan Lapangan Korban Lapindo | Blog Tragedi Lapindo
|
|
|
|
|
|
12-05-2009, 13:51
Jakarta, 12 Mei 2009 - Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) yang mengusung tema "Climate Change Impacts to Ocean and The Role of Ocean to Climate Change" berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, 11-14 Mei 2009, dan dilanjutkan dengan Coral Triangle Initiative (CTI) pada tanggal 15 Mei 2009. Diadakannya CTI, ditujukan untuk melindungi terumbu karang, sumber daya perikanan yang berkelanjutan, dan ketahanan pangan.
WOC sarat dengan pelanggaran hak sipil dan politik (Sipol), baik sebelum pelaksanaan dimana suara nelayan tradisional tidak diberikan tempat untuk menyuarakan hak-hak dasarnya, tindakan repressif aparat kepolisian yang membubarkan penyelenggaraan kegiatan masyarakat sipil untuk mengkritisi kebijakan, penangkapan terhadap aktifis dan deportasi kepada nelayan dan aktifis lingkungan yang sedang menyuarakan hak-hak dasar dan krisis yang dialami oleh masyarakat nelayan yang tidak pernah menjadi perhatian WOC. Praktek-praktek yang dilakukan oleh aparat keamanan mencerminkan bahwa Negara telah mengabaikan hak atas kemerdekaan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum sebagaimana yang dijamin dan dilindungi oleh konstitusi.
Baca juga: English Version: WOC Laden with the Human Rights Violations | Kronologis Penangkapan Paksa Aktivis WALHI | Penangkapan Pimpinan Walhi adalah Ancaman Bagi Kebebasan Sipil
Link: Walhi: Info WOC 2009 | WOC Official Site
|
|
|
|
|
|
04-05-2009, 14:19
Pagi ini Senin, 4 Mei 2009, kelompok sipil dari 8 negara Asia dan kelompok masyarakat serta non goverment organisation (NGO) baik level nasional maupun lokal dari Indonesia yang akan menyuarakan hasil-hasil deklarasi dari pertemuannya beberapa hari di Denpasar mengenai praktek jerat hutang ADB, ketika menuju Lapangan Mumbul daerah Nusa Dua Bali tertahan oleh pihak kepolisian dengan alasan yang tidak jelas serta mengada-ada.
Kelompok pertama dari rombongan Walhi dan Seafish yang berasal dari 5 negara, tertahan di Polsek Kuta Selatan, negosiasi yang dilakukan nyaris tidak membuahkan hasil, walaupun kelompok ini sudah memberkan nama-nama partisipan dan tujuan keberangkatan kali ini adalah untuk menyuarakan hasil-hasil deklarasinya.
Baca juga: Pekan Aksi Rakyat Menentang ADB (Bali 1-5 Mei 2009) | Rakyat Asia Menggugat Asian Development Bank (ADB) | Peoples’ Week of Action Against ADB
|
|
|
|
halaman terkait: http://lenteradiatasbukit.blogspot.com |
|
02-05-2009, 17:12
1 Mei 2009 - Belasan ribu buruh, aktivis dan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati Hari Buruh Sedunia dengan melakukan aksi longmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM).
Ribuan buruh yang tergabung dalam ABM, tertahan dan dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500 meter dari Istana. Foto: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
|
|
|
|
|
26-03-2009, 17:09
“Menteri itu ternyata benar-benar ada acara di sini”, kata seorang petani pesisir Kulon Progo bernama Sitik. Dia sedang bersiap-siap bersama ratusan kawannya dari desa Garongan jalan serempak ke arah desa Karang Wuni tempat diselenggarakannya sebuah acara yang rencananya di hadiri oleh 2 orang menteri. Pukul 10.00 ratusan warga yang menamakan diri PPLP (Paguyuban Petani Lahan Pantai) tiba berkumpul di jalan persimpangan tiga desa Karang Wuni dan terus berdatangan. Mereka merencanakan penghadangan Menteri yang akan menghadiri acara “Launching PNPM Kelautan dan Perikanan” di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Karangwuni, Wates, Kulonprogo kemarin (17/3).
|
|
|
|
|
|
older features >>
page 1 | 2
| 3
| 4
| 5
| 6
| 7
| 8
| 9
| 10
|
|
Independent Media Centre adalah jaringan kolektif yang menjalankan outlet-outlet media yang menceritakan kebenaran secara radikal, akurat dan penuh semangat. Kami bekerja dengan cinta dan terinspirasi dari orang-orang yang bekerja untuk menciptakan dunia yang lebih baik, meskipun terdapat pemutarbalikan fakta yang dilakukan oleh media-media besar dan korporasi besar yang tidak pernah punya kemauan untuk berbuat sesuatu demi kebebasan manusia.
N©
2004-2009 Jakarta Independent Media Center.
Selain materi yang diberi pernyataan oleh penulisnya, semua materi yang ada pada situs ini bebas untuk dipergunakan atau dipublikasikan kembali dimana saja, selama tidak dipergunakan untuk keperluan dan kepentingan komersial. Jakarta Independent Media Center tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas materi maupun opini yang ada pada situs ini.
Penyangkalan |
Kebijakan kerahasiaan
email: jakarta[at]indymedia.or.id
Powered by OSCAILT v.2.04
|
|
|
|